[ Selasa, 28 April 2009 ]
Adu Cerdik Barcelona v Chelsea di First Leg Semifinal Liga Champions
Kedua tim telah bertarung delapan kali di ajang Liga Champions. Yang menarik, Barca dan Chelsea selalu menampilkan level permainan tinggi. Contohnya, bentrok terakhir kedua tim di Nou Camp tiga tahun lalu yang berakhir imbang 2-2.
''Chelsea tiga tahun lalu dan saat ini masih tetap tim yang kuat. Prestasi mereka di Eropa belakangan ini lumayan konsisten dengan menembus semifinal (empat kali dalam lima musim terakhir, Red),'' kata Carles Puyol, kapten tim Barca, sebagaimana dilansir harian AS.
Puyol cukup hafal dengan Chelsea karena selalu tampil di enam bentrok terakhir lawan The Blues -julukan Chelsea- di Liga Champions. Defender berambut kriwil itu mengingatkan timnya bahwa Chelsea mungkin bakal meng-copy pengalaman Manchester United yang menyingkirkan Barca di semifinal musim lalu.
Kala itu, United sukses menahan Barca 0-0 di Nou Camp, sebelum akhirnya lolos ke final setelah menang 1-0 di pertemuan kedua di Old Trafford lewat gol semata wayang Paul Scholes. ''Kami tidak akan mengulang kesalahan. Kami harus bermain cerdik demi merebut kemenangan,'' ujar pemain 31 tahun itu.
Hasil positif dini hari nanti tak sekadar memudahkan tugas Barca di leg kedua. Partai lawan Chelsea sekaligus menjadi pijakan mengarungi periode krusial. Sebab, setelah menjamu The Blues, Barca ditunggu musuh bebuyutannya, Real Madrid, dalam big match Liga Primera akhir pekan ini.
Duel bertajuk El Clasico tersebut bakal menentukan siapa yang pantas merebut gelar Liga Primera. Tiga hari kemudian, Barca bakal away ke kandang Chelsea. Setelah itu, agenda selanjutnya adalah melawan Villarreal di ajang Liga Primera (10/5) dan bersua Real Mallorca di final Copa del Rey (13/5).
''Saya melihat para pemain seperti mesin. Mereka tidak mengalami kendala fisik maupun mental dalam mengarungi laga-laga berat berikutnya, termasuk lawan Chelsea,'' tutur Pep Guardiola, entrenador (pelatih) Barca, sebagaimana dilansir Reuters.
Bagaimana Chelsea? Ketika kans merebut gelar Premier League menipis, John Terry dkk kini lebih fokus ke ajang Liga Champions. Arsitek Chelsea Guus Hiddink jauh-jauh hari mempersiapkan diri menghadapi laga kontra Barca. Hiddink juga dipaksa memeras otak untuk meredam permainan superagresif Barca ketika tampil di kandang sendiri.
''Menghadapi Barca sangat berbeda jika dibandingkan dengan melawan Manchester United atau Liverpool. Barca adalah tim yang sangat cerdik karena mereka bisa memainkan tempo. Kita jangan berpikir bisa mengontrol permainan ketika menguasai bola. Sebab, mereka seketika bisa membalikkan keadaan,'' ujar pelatih 62 tahun asal Belanda itu kepada Sky Sports.
Pengalaman Hiddink yang pernah tiga kali menangani klub berbeda di Spanyol bisa menjadi modal. ''Kunci kami nanti adalah tidak frustrasi. Jika lawan mencetak gol lebih dulu, kami harus tetap tenang dan tetap percaya diri,'' tegas mantan pelatih Valencia (1991-1994), Real Madrid (1998-1999), dan Real Betis (1999-2000) itu. (dns/ca)
Perkiraan Pemain
Barcelona (4-3-3) : 1-Valdes (g); 20-Alves, 5-Puyol©, 3-Pique, 22-Abidal; 6-Xavi, 24-Yaya Toure, 8-Iniesta; 10-Messi, 9-Eto'o, 14-Henry
Cadangan: 13-Pinto, 4-Marquez, 7-Gudjohnsen, 11-Bojan, 15-Keita, 21-Hleb, 28-Busquets
Pelatih: Pep Guardiola
Kostum Tim: Biru separo merah-Biru
Kostum Kiper: Abu-abu-Hitam
Chelsea (4-3-3): 1-Cech (g); 2-Ivanovic, 26-Terry©, 33-Alex, 17-Bosingwa; 5- Essien, 13-Ballack, 8-Lampard; 21-Kalou, 11-Drogba, 15-Malouda
Cadangan: 40-Hilario, 9-Di Santo, 12-Mikel, 35-Belletti, 39-Anelka, 42-Mancienne, 43-Stoch
Pelatih: Guus Hiddink
Kostum Tim: Hitam-Hitam
Kostum Kiper: Oranye-Oranye
Stadion: Nou Camp, Barcelona
Wasit: Wolfgang Stark (Jerman)
----------
Head to Head
- Fase grup A Liga Champions 2006/07
LAGA level tinggi tersaji saat Barca ditahan imbang Chelsea 2-2 di Nou Camp pada 31 Oktober 2006. Salah satu buktinya adalah gol indah Frank Lampard lewat tendangan chip dari sudut sempit. Pada laga pertama di Stamford Bridge 13 hari sebelumnya, Chelsea menang 1-o berkat gol Didier Drogba. Chelsea (juara grup) maupun Barca (runner-up) akhirnya sama-sama lolos ke 16 besar.
-----
- Babak 16 besar Liga Champions 2005/06
BARCA mencuri kemenangan 2-1 di Stamford Bridge pada leg pertama 22 Februari 2006. Gol penentu kemenangan dicetak Samuel Eto'o pada menit ke-80. Pertemuan kedua di Nou Camp pada 7 Maret 2006 berakhir 1-1. Barca pun lolos dengan agregat 3-2 dan akhirnya tampil sebagai juara setelah mengalahkan Arsenal 2-1 di Stade de France.
-----
- Babak 16 besar Liga Champions 2004/05
SEMPAT kalah 1-2 di kandang Barca pada 23 Februari 2005, Chelsea balik menang 4-2 di kandang sendiri pada 8 Maret 2005. Kala itu, tuan rumah langsung unggul 3-0 hanya dalam tempo 19 menit. The Blues akhirnya menang dengan agregat 6-3.
-----
- Perempat final Liga Champions 1999/00
CHELSEA yang ditangani Gianluca Vialli menang 3-1 pada leg pertama 5 April 2000. Di leg kedua di Nou Camp 13 hari berikutnya, Barca ternyata bisa mencetak kemenangan dengan skor sama hingga waktu akhiri normal (2x45 menit). Pertandingan pun dilanjutkan di babak tambahan waktu. Barca akhirnya melenggang ke semifinal karena mencetak dua gol lewat penalti Rivaldo (99') dan Patrick Kluivert (104'). (dns/ca)
-----
Di Atas Kertas
BARCELONA tidak pernah kalah (empat menang dan dua draw) dari enam kali menjamu Chelsea di Nou Camp. Secara keseluruhan, Barca menang lima kali dan kalah empat kali dalam 11 bentrok kontra Chelsea di berbagai ajang. Di sisi lain, dalam 12 kali lawatan ke Spanyol, Chelsea meraih hasil tiga kali menang, dua seri, dan tujuh kalah.
Asian Handicap
Barcelona v Chelsea0 : 3/4

0 komentar:
Poskan Komentar