MOSKVA, KOMPAS.com - Sergio Aguero tampil gemilang dengan torehan satu gol dan satu assist yang akhirnya membawa Argentina menang 3-2 atas Rusia pada pertandingan persahabatan, di Stadion Locomotiv, Moskva, Rabu (12/8).
Meski begitu, pelatih Argentina, Diego Maradona sepertinya masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Pasalnya, Argentina sebetulnya tampil kurang meyakinkan, terutama saat bertahan.
Di awal pertandingan, barisan bek Argentina gagal mengkoordinasikan pertahanan dengan baik. Hasilnya, saat pertandingan baru berjalan due menit, Andrei Arshavin bisa bergerak bebas menembus benteng Argentina dan melepas umpan matang kepada Sacha Kerzhakov.
Kerzhakov nyaris mengubah umpan itu menjadi gol. Sayang, eksekusinya kurang sempurna sehingga tembakannya masih melebar dari sisi gawang Argentina yang dikawal Mariano Andujar.
Argentina mencoba melakukan pembalasan. Namun, setelah utak-utik di lini tengah, Argentina malah kembali kecolongan oleh serangan Rusia yang lagi-lagi nyaris membuat mereka kebobolan pada menit kesembilan.
Saat itu, Arshavin berhasil menemukan celah dan melepas umpan kepada Kerzhakov. Sayang, Kerzakov tidak bereaksi tepat sehingga kakinya gagal menjangkau bola.
Argentina belum menemukan irama permainan ketika Rusia akhirnya benar-benar berhasil mencetak gol dan unggul lebih dulu melalui gelandang Igor Semshov pada menit ke-17.
Gol bermula dari umpan terobosan Zyranov kepada Semshov. Tanpa kawalan lawan, Semshov berhasil menjangkau bola dan melesakkannya ke dalam gawang Andujar.
Setelah gol itu, Argentina menurunkan tempo untuk mengatur permainan. Meski tidak langsung memberikan kesempatan menyerang, setidaknya gawang mereka tak lagi mudah diacak-acak ini.
Baru setelah pertandingan memasuki menit ke-40, permainan Argentina menemukan bentuknya. Mereka pun mulai membahayakan gawang Rusia yang dikawal Igor Akinfeev.
Argentina tak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan kelas mereka. Setelah membuang dua peluang, mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui Aguero di menit ke-44.
Setelah menyambut umpan Heinza, Aguero berpenetrasi, mengecoh Akinfeev, dan akhirnya mengirim bola ke gawang Rusia.
Memasuki babak kedua, Maradona menarik Diego Milito dan memasukkan Lopez. Lopez hanya membutuhkan 30 detik untuk menjawab kepercayaan Maradona sekaligus membawa timnya unggul 2-1.
Gol bermula dari kejelian Aguero mengirim umpan kepada Lopez di kotak penalti. Dengan kontrol sempurna, Lopez mengirim bola ke celah antara kaki Akinfeev.
Kebobolan dua gol dalam waktu dua menit sempat merusak konsentrasi Rusia. Mereka sempat kesulitan membangun serangan dan hanya menghabiskan waktu di lini tengah.
Melihat kondisi musuh, Maradona pun memutuskan menambah daya gedor. Ia menarik Maxi Rodriguez dan memasukkan Jesus Datolo pada menit ke-56. Lagi-lagi, keputusan ini membuahkan hasil manis. Baru dua menit berada di lapangan, Datolo mencetak gol ketiga bagi Argentina,
Gol ketiga ini diotaki oleh Aguero. Setelah masuk ke kotak penalti lawan, ia menyodorkan bola kepada Datolo yang posisinya lebih menguntungkan. Datolo memberikan jawaban tuntas berupa sebuah gol.
Melihat pasukannya kocar-kacir, pelatih Rusia, Guus Hiddink juga ingin menyegarkan suasana. Pada menit ke-65, ia menarik Kerzhakov dan memasukkan Roman Paulychenko.
Meski tidak langsung berdampak, masuknya Paulychenko memberikan visi serangan baru bagi Rusia. Mereka berhasil menguasai lini tengah dan bisa merapikan pola serangan.
Barisan belakang Argentina kembali terlambat merespons kebangkitan Rusia. Mereka pun keteteran dan terpaksa bermain agak keras untuk menghentikan laju pemain Rusia.
Ketidak-siapan itu berujung bencana. Pada menit ke-78, Heinze malanggar Paulychenko sehingga lawan mendapat hadiah tendangan bebas. Paulychenko yang dipercaya mengeksekusi hadiah, berhasil memanfaatkan peluang itu menjadi gol. Tendangan kerasnya melesak ke sudut kiri bawah gawang Andujar.
Hiddink yang melihat masih ada waktu untuk menyamakan kedudukan, mencoba memasukkan Pavel Pogrebnyak untuk menambah daya serang timnya. Namun, kali ini, Argentina cepat menanggapinya dengan pertahanan lebih kokoh.
Sisa waktu kemudian terbuang dengan aksi berebut dan membuang bola. Skor 3-2 untuk Argentina pun bertahan hingga akhir pertandingan.
Susunan pemain:
Russia: Akinfeev; Anyukov, Kolodin, Ignashevich, Yanbaev; Semak, Semshov, Zyryanov (Pogrebnyak 80), Denisov (Berezutskiy 75); Arshavin; Kerzhakov (Pavlyuchenko 65)
Argentina: Andujar; Zanetti, Burdisso (Cata Díaz 45), Otamendi (Ramiro Papa 45), Henize; Mascherano, Bolatti, Maxi Rodriguez (Dátolo 45), Gutierrez; Aguero (Lavezzi 62), Milito (Lopez 45)
Dibaca : 11509 | Dikomentar : 10
TUR

0 komentar:
Poskan Komentar