SKOPJE, KOMPAS.com - Tim nasional Spanyol nyaris dipermalukan Makedonia dalam duel persahabatan, Rabu (12/8). Untung saja, mereka bisa membalik ketinggalan 0-2 menjadi kemenangan 3-2.
Meski selamat dari aib, hasil itu merupakan tamparan besar bagi Spanyol. Pasalnya, setelah gagal di Piala Konfederasi, mereka berniat menjadikan duel ini untuk memulihkan kepercayaan diri.
Namun, baru tujuh menit mereka di lapangan, angan-angan itu langsung buyar menyusul koyaknya jala Pepe reina oleh Goran Pandev. Dengan cerdas, Pandev berhasil lolos dari jebakan offside Spanyol, mengejar umpan Ilco Naumoski, dan melesakkan bola ke gawang Reina.
Spanyol belum mampu bangkit ketika Pandev kembali memaksa Reina memungut bola dari gawangnya pada menit ke-32. Dengan aksi individu apik, ia melewati pengawalan Carles Puyol sebelum akhirnya kembali mengecoh Reina.
Entah apa yang dikatakan Vicente Del Bosque di ruang ganti, yang jelas, permainan Spanyol di babak kedua tampak lebih hidup. Mereka mencoba menciptakan gol cepat untuk menemukan momentum kebangkitan.
Taktik Spanyol berhasil. Hanya lima menit selepas babak kedua dimulai, Spanyol berhasil mencetak gol melalui Fernando Torres. Ia menaklukkan gawang Makedonia setelah memanfaatkan umpan Xavi Hernandez.
Empat menit kemudian, Spanyol berhasil menyamakan kedudukan menyusul gol yang dilesakkan Gerrard Pique. Ia berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Cesc Fabregas yang dimentahkan kiper Jane Ni Koloski.
Namun, kejutan Spanyol tidak berhenti di situ. Belum genap 60 detik berlalu setelah gol Pique, Spanyol membalik keadaan melalui Albert Riera. Dengan aksi individu, Riera berhasil menembus kotak penalti dan melesakkan bola ke gawang Koloski.
Kerja keras dan ajaib Spanyol dalam tempo lima menit itu bertahan hingga akhir laga. Kemenangan itu pun menyelamatkan mereka dari deraan rasa malu yang sempat mengancam.
Dibaca : 18851 | Dikomentar : 4
TUR

0 komentar:
Poskan Komentar